Penyangkalan = Follower Yang Tertunda

Melebur dalam kata.
Menumpahkan pikir dan rasa.
Mewakili apa yang tak bisa terungkap dengan ucap.
Tenggelam dalam bait.
Jujur pada hati dan jiwa.

Mengapa hanya disimpan jika bisa menjadi karya?
Berpadu dalam kalimat.
Terjun tanpa "tahan" dalam pengakuan apa adanya diri , pikir dan rasa .
Bukankah semua orang hidup dalam drama?

Berbaur dalam kisah.
Jangan lagi menyangkal atau mengelak.
Sebab, perlahan entah sadar atau tidak, akhirnya terbukti melakukan atau mengikuti.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Penyangkalan = Follower Yang Tertunda"

Post a Comment